oleh

Dana Bos Rawan penyimpangsn

Baturaja.koran-one.com.Dunia pendidikan saat ini merasa puas bermacam bantuan dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui anggaran APBN,seperti dana biaya operasional sekolah (BOS )dan PIP.
Mulai dari tingkat SD,SMP,dan SMA menerima bantuan dana tsb.

Namun bantuan dana tsb, khusus nya bagi oknum kepala Masing2 , apakah penggunaannya dan bos telah menyentuh untuk keperluan sekolah,atau penggunaan dana itu telah sesuai dengan juklak dan juknisnya.
Tapi terkadang dana tersebut rawan penyimpangan oleh oknum kepala sekolah.

Sementara salah satu SD negeri no,60, didesa karang Endah kecamatan Baturaja timur ,oknum kepala sekolah Marlina ,diduga telah melakukan kecurangan tentang dana Bos,sebab berdasarkan sumber media ini,tentang penggunaan dana itu. Tidak transparansinya penggunaan dana bos terhadap dewan guru SD 60.selama Marlina menjabat kepala sekolah .

BACA JUGA =  DITKRIMSUS POLDA SUMSEL AMANKAN TUJUH PENGANGKUT MINYAK ILEGAL

Dan menurut sumber ,ironisnya lagi sejak Marlina menjabat kasek,masalah komite hanya ada ketua komitenya saja,seperti sekretaris , bendahara,dan anggota komite tidak ada.sehingga Marlina leluasa ia bertindak sendiri dalam penggunaan dana Bos, dewan guru yang ada tidak dilibatkan ungkap sumber.

Seperti,YT sebagai ketua komite mengatakan,sejak Marlina menjadi kasek,tidak pernah rapat komite dalam kegiatan apapun di sekolah,seperti kegiatan lain selama ini tidak pernah musyawarah ,contohnya saja cap komite disimpan oleh Marlina sendiri,
kemudian menurut YT diduga selama ini tanda tangan saya bisa dipalsukannya oleh marlina.

BACA JUGA =  TALK SHOW KAPOLDA SUMSEL DI RRI PALEMBANG TEMA PILKADA AMAN DAMAI DAN SEHAT

Selanjutnya dana BOS PIP,seharusnya Marlina harus melibatkan peran serta masyarakat,komite,dan wartawan sesuai surat keputusan menteri pendidikan Nasional No.044/U/2002.bilamana ternyata oknum kasek mengangkangi surat kpts ini,berarti oknum kasek diancam dengan pidana.karena pemberian dana PIP kepada siswa yang tidak mampu,unsur masyarakat yang lebih mengetahuinya,dan menentukannya.

Kemudian belum lama ini media koran one,mengkonfirmasikan peristiwa ini kepada Marlina,ia mengatakan memang benar cap komite itu ada sama saya,( red.marlina) karena alasanya, ketua komite sering keluar kota.makanya cap komite ada sama saya dan saya simpan,mengenai dana BOS PIP ia mengatakan saya lupa dana PIP itu.tapi ada beberapa siswa yg mendapat bantuan dana tersebut elaknya..(red).

Komentar

News Feed