oleh

UNITII SUBDIT I DIT INTELKAM POLDA BAGIKAN MASKER

Unit II Subdit I Dit Intelkam Polda Sumsel bersama ormas gerakan penggerak anak bangsa (GPAB) Bagikan 500 Masker Gratis. Kamis(28/5)

Ogan-ilir_ Koran-one.com: Polda Sumatera Selatan melalui Dit Intelkam, menyerahkan 500 masker kepada Ormas Gerakan Penggerak Anak Bangsa (GPAB) untuk diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir.

Tujuan kegiatan ini, tidak lain dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Bumi Caram Seguguk. Dimana diketahui saat ini korban terpapar virus Corona di Ogan Ilir terus bertambah setiap harinya, hingga saat ini yang terkompirmasi positif terpapar virus Corona sudah 47 Orang.

BACA JUGA =  GNPF Ulama OKU:BERSAMA TOKOH TOKOH AGAMA USTAD USTAZAH BERGERAK MEMERANGI TEMPAT MAKSIAT

Intelkam Polda Sumatera Selatan mengimbau kepada warga masyarakat agar senantiasa mentaati imbauan pemerintah untuk tetap menggunakan APD berupa masker saat berpergian.

“Selalu mencuci tangan dengan sabun, dan tetap jaga jarak/Physical distanching dan social distancing guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diwilayah Polda Sumsel,” tutur Kanit 2 Subdit 1 Dit Intelkam Polda Sumsel, Kompol Agus Marhadi.SH.MS.i.

Sementara itu, Ketua Ormas GPAB Ogan Ilir, Yongki Ardiansyah, SH mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda dalam hal ini Unit 2 Subdit 1 Intelkam yang sudah percaya kepada pihaknya untuk membagikan masker ini. “Kita sudah serahkan kepada masyarakat, dan disambut baik oleh masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA =  WAJIB MAKAI MASKER ANGGOTA POLRI/PNS SAAT AKTIVITAS DI MAPOLDA

Ditambahkannya, bahwa persoalannya adalah ditengah pandemi virus ini banyak masyarakat yang sulit mendapatkan masker, selain mahal juga susah didapat. “Kita juga menumbuhkan kesadaran pentingnya menggunakan masker disaat pandemic Covid-19 ini,” ungkapnya.

Ditengah pendemi ini juga, pihaknya sangat berharap semua orang tanpa kecuali mematuhi ajuran pemerintah untuk wajib bermasker saat beraktivitas di luar rumah. “Apalagi di sarana umum semacam pasar. Pedagang pasar wajib bermasker, karena kalau dia tidak bermasker dan ternyata positif covid-19, nanti penyakitnya bisa cepat menyebar,” tutupnya (Tri Sutrisno)

Komentar

News Feed