oleh

Posko Gugus Tugas Covid-19 Diberapa Desa terpantau Tim IWO “KOSONG”

 

2020-06-02, 08:20:14 WIB

Banyuasin,Koran-one.com – Eksistensi Ikatan Wartawan Online (IWO) Banyuasin dalam memerangi penyebaran virus corona tidak pernah surut.

Tim terus turun kelapangan memantau keserius di tingkat desa dan Kecamatan, memantau posko covid19 yang di jaga relawan.

Pantauan IWO pada hari sabtu dan minggu di wilayah Kecamatan Rantau Bayur Persisnya di Desa Lebung, Lubuk Rengas dan Lubuk Saung Posko Relawan Covid19 dalam keadaan Kosong.

Terkiat hal itu Pj Kades Lubuk Rengas Hazuar mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

BACA JUGA =  PROYEK PENINGKATAN JALAN COR BETON DIDUGA SARAT DIMARK UP

“Setiap hari dari dari senin sampai minggu di tugaskan 3 orng relawan mulai pukul 07:00 s/d 14:00 waktu setempat,”
Pj mengucapkan terimakasi telah diingakan dan di beritahu kondisi posko.
“Terimakasih ini jadi koreksi kami” paparnya
Berkaitan dengan intruksi bupati guna menjaga nilai transparansi ke masyarakat pemerintah Desa dan Kecamatan di perintahkan untuk menempel nama-nama penerima bansos BLT, Baik BLT DD, Bansos Kementerian dan Bansos Bantuan Bupati terpantau belum di pasang, pj juga mengaku memang belum sempat menempel.

BACA JUGA =  OPERASI MANG PEDEKA PEDULI MUSI 2020 LAKSANAKAN DIKAWASAN PUSAT OLAH RAGA JAKABARING

Yabenar nama – nama penerima belum sempat kami tempel hari selasa akan kami tempel,” jelasnya

Sementara Sekcam Ratau Bayur Syaiful yang juga Pj kades Lebung, membenarkan posko covid desanya dalam dua hari ini kosong dikarenakan kesibukan relawan berladang serta berkemungkinan faktor kelelahan.

” Benar dua hari ini posko relawan covid sepi, relawan banyak keladang dan kemungkinan kelelahan, hari ini beberapa relawan saya panggil walau dalam new normal akan di terapakan tetap posko harus Aktif kan,” jelas saat di bincangi via telepon seluler Senin 2 juni 2020.

BACA JUGA =  DIDUGA TIDAK MENGANTONGI KELAYAKAN IZIN PEMBANGUNAN STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR MINYAK "DIBONGKAR SAJA"

Lanjutnya pula, relawan ini tidak dianggarkan itu juga menjadi kesulitan yang dihadapai pemerintah desa.

“Kasihan juga mereka berjaga tiap hari namun tidak memiliki honor,” timpalnya.

Mengenai nama – nama warga belum di tempel pihaknya mengaku sudah mempersiapakan hal tersebut sembari mempalidasi nama – nama yang seluruh penerima, agar setelah di umumkan tidak lagi menjadi polemik, termasuk nanti nama – nama penerima manfaat perluasan sembako dari Pemkab Banyuasin. (Agus salim).

Komentar

News Feed