oleh

GNPF Ulama OKU:BERSAMA TOKOH TOKOH AGAMA USTAD USTAZAH BERGERAK MEMERANGI TEMPAT MAKSIAT

 

 

Ketua GNPF Ulama oku H .Alikhan

{KO} one.com,ketua GNPF Ulama Oku H.Alikhan bersama alim ulama para ustad dan toko agama bermusyawarah mupakat  rencana menutup tempat hiburan malam yang

disinyalir  sangat meresahkan lingkungan disekitar usaha Hiburan itu jln suttan mahmud Badaruddin II kelurahan sukaraya baturaja timur.02/03

 

Fhoto H.IBRAHIM tokoh masyarakat kecamatan lubuk batang.

Menurut ustad H.Mustahirul mengatakan sehubungan dengan kegiatan hiburan malam atau karaoke  yang tidak jauh dari dilingkungan  kami di kelurahan sukaraya Baturaja timur menimbulkan keresahan dan terusik,meminta kepda bupati  oku segera mencabut surat izin mereka,karena menurut  dia semua tergantung pemimpin (bupati).02/03.

 

Fhoto.rombongan ustadzah oku

Dan menurut keterangan H Ibrahim  tokoh masyarakat  kecamatan lubuk batang yang cukup dikenal dikalangan masyarakat,ia menyebutkan dirinya merasa terpanggil,menjamurnya tempat maksiat dikabupaten oku.terutama pada karaoke hiburan malam tempat kerumunan orang berkumpul,hal itu telah pelanggaran protokol kesehatan, mengapa pemerintah tutup mata..?, paparnya

 

Kemudian sopuwan BA salah seorang toko alim ulam di kelurahan sukaraya,ia berdomisil di sukaraya yang berdekatan  dengan ke dua karaoke mang cipit dan MC grand,tokoh satu ini mengetahui giat karaoke tersebut setiap malamnya, terkadang sampai subuh suara dentuman suara musik masih kedengaran.hal ini sudah menyalahi izin yang diberikan.kami sangat terusik dan terganggu, namun pihak terkait tidak perduli khususnya dinas pariwisata dan perizinan.kami meminta bupati oku menutup karaoke berbau maksiat.

BACA JUGA =  PENTING SEJAK DINI BAGI KITA UNTUK MENJAGA LINGKUNGAN

 

Fhoto kondisi dalam ruangan karaoke MCGR ( Dok)

Dan Hj zarnaida warga sukaraya  yang hadir temu musyawarah bersama rombongannya dalam sambutannya,kami terusik sekali dengan tempat hiburan malam karaoke tersebut, kami sebagai perempuan rasa reseh sekali kampung kami disinyalir tempat maksiat,meminta kepada pemerintah kabupaten oku,dapat menutup  tempat hiburan malam dijalan suttan mahmud Badaruddin II.karaoke mang cipit dan MC GR berbau maksiat dan para perempuan malam penjajah cinta berpakaian seronok,berharap  kepada bupati oku dan pihak2 terkait dapat menutup tempat hiburan malam tersebut.

BACA JUGA =  44 ORANG PERSERTA DARI SUMATERA SELATAN EXPLORE EXPEDITION DAN OFFROAD FEDERATION

 

Fhoto..pergolakan yang mengasyikkan dalam ruang karaoke MC GR.(Dok).

H Romza tokoh  alim ulama Baturaja timur,memberikan tanggapan yang positip tentang karaoke tempat hiburan malam,semua tergantung kepala daerahnya dan unsur pemerintah oku,berniat untuk membersihkan tempat2 maksiat,sangat gampang sekali menutup   karaoke yang telah menyalahgunakan surat izin,menjadi tempat transaksi barang haram,atau seksual,bupati segera memerintahkan kepada  instansinya mencabut izinnya.selesai urusannya tutupnya.

 

Fhoto.Bos KARAOKE MC GR PENG PENG(A.SAPUTRA) (Dok)

Selanjutnya berdasarkan hasil investigasi panti pijit plus didalam kota Baturaja.Muslimin S.ag selaku sekjen GNPF, ulama memaparkan tentang temuan mereka,salon,panti pijit,Spa MC,telah terjadi tempat maksiat,dan kami punya data dan rekaman hasil jejak temuan di tempat  ditempat tersebut,tidak ada ditempat tukang pijit yang melakukan prosesinya sebagai tukang pijit,selain transaksi sex.

 

Lebih ironisnya Selebrity SPA dijalan a.yani disamping SPBU air karang, bilamana para tamu laki laki sudah berkunjung ditempat tersebut,pemikirannya menjadi berubah seratus persen,karena disitu tersedia selebrity muda belia yang akan melayani tamu hal itu,tergantung transaksi yang diminta oleh tamu,sehingga pelayanan wanita tidak memakai busana selember benangpun.apa yang mereka inginkan asal sesuai dengan tarif.. ungkapnya

BACA JUGA =  Budi Utomo Wartawan Online Bidik Sumsel

 

Oleh sebab itu, ketua GNPF Ulama H.alikhan marah besar melihat tempat hiburan malam atau karaoke melakukan perbuatan maksiat yang terjadi seputar dalam kota Baturaja,khusus karaoke  MC GR dikelurahan sukaraya dan masih banyak lagi karaoke lainnya.

 

Dan sambung alikhan sebelum pilkada tadi kami telah mendatangani  fakta entegritas bersama H.kuryana Aziz,dan para ulama sepakat untuk  mencabut surat izin tempat hiburan malam,mari kita buktikan janji kuryana aziz dalam hal tersebut,bagi saya (red ,alikhan)tidak ada tawar menawar bagi pengusaha karaoke harus tutup,saya siap didepan bersama alim ulama,para ustadz, ustadzah dan pemuka masyarakat untuk memerangi tempat maksiat,namun kita tetap melalui prosedur,kita akan pamit kepihak aparat.bilamana sampai waktunya nanti,alikhan agak menyindir sedikit tentang Ketua MUI oku..kok mereka diam tentang maksiat ini.celotehnya,red***

Komentar

News Feed