oleh

PJ BUPATI BERJANJI AKAN BERIKAN SANKSI TERHADAP OKNUM PEJABAT DINAS KESEHATAN

KORAN ONE•Com-PJ Bupati oku H Teddy Meilwansyah S.STP MM.M.Pd bersilaturahmi ratusan dengan tenaga kesehatan,Bidan (PTT.Perawat,SKM) dirumah dinas kabupaten bertempat ruang pendopo.06/11/22

Pj bupati oku dalam kata sambutannya,dua hari saya setelah di lantik menjabat PJ Bupati langsung berkoordinasi dinas terkait PPPK,memanggil BKPESDM.Dinas pendidikan dan dinas kesehatan, BKAD,mencari selusi menyiapkan formasi dan anggaran untuk non ASN PPPK,dan sepakat mangkas dana dari SKPD, termasuk tunjangan kinerja (tuken) 3 bulan dipangkas.

Fhoto Kaban BKP ESDM Mardaili S, STP.MM menyampaikan sambutan nya

Kemudian dengan kejadian peristiwa ini non ASN PPPK formasi 249 -0 tidak ada data kementerian kesehatan, RI.sehingga pj bupati bersama kaban BKP ESDM langsung menemui kementerian di Jakarta,segala upaya memperjuangkan nasib non ASN PPPK, Namun terhalang waktunya yang sangat singkat hanya hitungan jam,ini lah yang terjadi.sungguh menyakitkan bagi kami dan adik2 nakes.

BACA JUGA =  HATI2,EFORIA NEW NORMAL Dr.H.Dodi Reza Alex Noerdin.Lic.Econ.MBA PEMERHATI MASALAH EKONOMI DAN SOSIAL

 

Dikatakan teddy,kami tetap perjuangkan dan berusaha akan megadakan pendekatan agar adik adik bisa mengikuti seleksi PPPK tahun 2022,namun kami tidak berjanji dan tidak memastikan,tapi insyaallah tahun 2023 akan menjadi proritas kami yang formasi dikementerian.kami sedih dan kecewa atas kinerja oknum dinas kesehatan,untuk kedepan kita siapkan pendamping untuk membantu kenerja yang strategis.

 

FHOTO PJ BUPATI OKU sedang berbincang dengan KAPOLRES OKU

Masih menurut teddy,jangan main main oknum dinas kesehatan menyangkut masalah ini,banyak yang dikecewakan termasuk saya sendiri lebih kecewa, kegagalan adik adik mengikuti seleksi non ASN PPPK tahun ini,akan saya berikan SANKSI TEGAS kepada oknum tersebut, seraya sambil disambut sorak ramai oleh para nakes.

Kemudian kata sambutan selanjutnya disambung Kepala Badan BKP ESDM Mardaili S.STP. MM,dengan nada yang keras,adik adik nakes calon non ASN PPPK telah kecewa tidak dapat mengikuti seleksi PPPK,kami juga lebih kecewa dan sangat terpukul oleh kejadian ini.karena kami bersama PJ bupati telah berusaha semaksimal,tapi lain kenyataannya,ini lah fakta nya kita hadapi.

BACA JUGA =  Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya
FHOTO para awak media sedang mewancarai Kapolres oku

Masih menurut mardaili, tapi yakinlah kami tetap berusaha.dan anggaran yang ada untuk tenaga kesehatan sebanyak 249 orang.tetap utuh sepeser pun tidak akan dikurangi,dan peristiwa ini terjadi, akan menjadi pelajaran kita semua,kita berharap tidak akan terulang lagi.

 

Sementara dari salah seorang nakes Utari SKM, angkat berbicara menyikapi apa yang disampaikan pj bupati dan kaban BKP ESDM,ia berharap jangan menambahkan kaota lagi tahun 2023, diselesaikan dahulu yang ada atau, untuk menerima nakes dari luar kabupaten oku,saya cukup lama mengabdikan diri selama 16 tahun sebagai TKS,dengan uang jasa yang kami terima setiap bulan sebesar Rp 300.000.(tiga ratus ribu rupiah) jelasnya.

BACA JUGA =  USTADZ,USTADZAH DAN GURU NGAJI TERIMA BANTUAN SEKAB OKU

 

Selanjutnya awak media meminta tanggapan dari kapolres Oku ,AKBP Pol DANU AGUS PURNOMO S.I.K sehubungan peristiwa tersebut.kegagalan seleksi non ASN PPPK sebanyak 1222 sebagai korban yang disebut kelalaian oleh pihak dinas kesehatan kami pertanyakan adakah unsur pidananya,Danu menanggapi,saya sudah berkondinasi pj bupati,tapi kita terlebih dahulu mendalami dugaan kasus ini,kalau memang kelalaian ini ada unsur pidananya,tetap kita tindak lanjuti demi hukum tegasnya.

 

Turut hadir dalam rangka silahturahmi,kepala Badan BKAD,Hanafi, direktur RSUD dr Rina.dan stafsus.Suharmasto, Bowo Sunarso.M.Nasir,dan lainya.(Ind**)

 

 

Komentar

News Feed