oleh

VEDIO CONFRENCE SEKJEN SELURUH SEKDA

Koran One.Com.
Video Conference Sekjen Kemendagri, Irjen, Dirjen Bina Keuangan Daerah, dan Dirjen Bina Administrasi dan Kewilayahan Bersama Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia, Senin (20/04/2020).Video conference Sekjen Kemendagri bersama Sekretaris Daerah OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, S.E., M.T., M.Si., M.H didampingi Kepala Inspektorat, BKAD, Bappelitbangda, BPBD, dan dinas Sosial, bertempat di rumah dinas Bupati OKU.

Selanjutnya Mendagri melalui Plt. Sekjen Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si meminta Pemda responsif melaporkan refocusing dan perubahan alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19. Kemendagri mencatat masih banyak daerah yang belum melaporkan data refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

BACA JUGA =  DIBALIK PENYIRAMAN AIR KERAS TERHADAP AKTIVIS LSM SIAPA DALANGNYA PIHAK POLRI SEGERA MENGUNKAPNYA

Diperpanjangnya penyesuaian APBD tersebut diharapkan memberikan keleluasaan daerah untuk merumuskan dan melakukan penyesuaian APBD untuk penanganan Covid-19, Banyak program kegiatan dalam APBD yang bisa dialokasikan sesuai mekanisme yang telah disampaikan.

Adapun refocusing dan perubahan alokasi anggaran diarahkan kepada 3 hal, yaitu penanganan kesehatan, dan hal-hal terkait kesehatan, penanganan dampak ekonomi terutama menjaga dunia usaha di daerah tetap hidup, dan penyediaan jaring pengaman sosial/social safety net.

BACA JUGA =  RENUNGAN SUCI SENEN 17 AGUSTUS 2020 DI MAKAN PAHLAWAN KEMARUNG

Plt. Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Adrian Noervianto lebih dari 90% Provinsi sudah mekakukan refocusing dan realokasi APBD sebagai upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan penularan Covid-19 dilingkungan pemerintah daerah.

Kemudian Refocusing dan realokasi APBD dilakukan melalui optimalisasi penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) dan berpedoman pada Permendagri nomor 20 tahun 2020 tentang percepatan penanganan Covid-19 dilingkungan pemerintah daerah.

Lebihlanjutnya Diharapkan seluruh pemerintah daerah secepatnya melakukakan rasionalisasi anggaran dengan memperhatikanefisiensi anggaran dialihkan untuk memaksimalkan penanganan Covid-19.Red.***

Komentar

News Feed