
(KO)•Com-Pengerasan jalan talang krikil desa gunung meraksa kecamatan lubuk batang kabupaten ogan Komering ulu,proyek tersebut entah pekerjaan,papan plang tidak , pelaksanaan pekerjaan itu tidak bertuan berapa nilai anggaran dan sumber dananya masyarakat tidak mengetahui.

Berdasarkan sumber yang didapat awak media ini lansung turun ke lokasi pembangunan / pengerasan jalan talang krikil, melihat lebih dekat menyoroti pelaksanan pekerjaan tersebut.setelah tiba awak media ke lokasi , kelihatannya PARAH dan bersirakan batu batu tak beraturan.28/01/25.
Sementara warga sekitar lokasi pengerasan jalan mengatakan pekerjan ini kami tahu, seperti alat alat besar ini sudah lama terparkir disini para pekerja Sudah lama tidak berkerja ,berapa besar anggaran dana kamipun tidak tahu, menurut pengetahuan kami pekerjaan ini kurang lebih satu bulan pengerjaannya jalan tersebut panjang 1.300 Meter ucapnya 28/01/25.
Dilain sumber mengatakan terkait
Pembangunan pengerasan jalan talang krikil tersebut,lihat Kondisi jalan sekarang hancur berlubang berisikan air limbah hujan sehingga kami sebagai warga sekitar proyek resah dengan kondisi jalan, kapan selesainya cetusnya 28/01/25.
Kemudian sumber mengatakan ke awak media,ia mengatakan pagu anggaran pengerasan jalan talang krikil desa gunung meraksa diduga Rp 3.miliaran, proyek tersebut hanya untuk semata mencari keuntungan tidak wajar ,kalau bisa duit proyek tersebut diKEMUTKAN atau dimainkan dan bisa beli mobil baru,buktinya lokasi pekerjaan itu jauh dari jangkauan mahluk manusia,sedangkan dalam kota Baturaja masih ada jalan butuh perbaikan tegas 18/01/25

Selanjutnya UDIN ARIANTO WS selaku tokoh masyarakat yang sangat perduli oku.mengatakan pada media tentang pengerasan jalan talang krikil desa gunung meraksa tidak jelas diduga pekerjaan SILUMAN,karena perusahaan mana selaku pelaksana,dan sumber dananya dari mana berapa besar anggaran nya..sebab publik harus tahu keberadaan proyek tersebut dan pembangunan yang terlaksana Hasil pajak yang dibayar RAKYAT.
Dan titik terakhir proyek pengerasan jalan talang krikil bisa terang benderang, insyaallah secepatnya kita laporkan ke APH biar tahu batang hidungnya siapa yang bertanggung jawab didepan hukum.
Menurut hitungan kami diatas kertas tegas sumber,diduga pekerjan hanya galian sebanyak 1300 x4x0x10= 108 mobil,dan harga satuan permobil, Rp.800.000 maka biaya Rp.81.600.000.
Pekerjaan hamparan batu belum selesai dan waktu pengerjaan sesuai kontrak sudah berlaku proyek tersebut merugikan keuangan negara, berpotensi korupsi diduga para kroni2 pengsusa oku saat ini.
Ditempatkan terpisah rekan awak media untuk konfirmasi masalah
Ke Fajarudin KADIN PU PR oku tidak ada tempat kantor PU PR saja tidak orang 28/01/25 (TIM KO***)












Komentar